Aku Sayang kamu

Mentari sudah mulai beranjak ke peraduannya …..

Meninggalkan Sinaran semburat warna jingga  yang  merona ……

Entah kenapa hatiku terasa penuh dengan rasa cemburu ……

Perasaan yang begitu aneh… dan menggangguku …

Mungkinkah ini yang dinamakan rindu  ….

 

Aku tahu aku harus membunuh rasa itu. …

Aku harus menyingkirkan rasa itu….

Sebelum … kepenatan membelenggu akal dan batinku,….

Atau  Naluriku membeku …..

 

Tahukah apa yang begitu memberatkan bebanku …..

Tahukah kau sayang apa yang membahagiakanku ….

Yang memberatkan kehidupanku ,…  aku terlalu menyayangimu ….

Yang membahagiakanku …. engkau menyayangiku ……

 

Aku tidak mengeluh akan bebanku ,…..

Aku hanya merasa  telah memberikan kebahagiaan semu untukmu ..

Itu yang mebuatku malu dan tak bisa mengangkat wajahku …

Tak ada keberanian tuk menikmati tatapan matamu yang syahdu ….

 

Ma’afkan aku yang meminta terlalu banyak padamu …..

Ma’afkan aku yang terlalu sedikit memberimu arti ……

Bukan maksud mengajakmu dalam penderitaan hati ….

Tiada niat tuk membawa kedukaan untukmu …..

Ma’afkan aku yang terlalu menyayangimu ….. 

 

Mungkin ini bagaikan sebuah kisah indah dalam mimpi  …

Yang disertai  nyanyian kidung hati yang bisa kuberi …..

Hanya penggalan perjalanan yang hati yang tak berujung dengan pasti …

 

Bukan maksudku tuk menjadikanmu sebagai mutiara dipagi hari ….

Yang selalu memancarkan keindahan bias mentari ….

Dan berakhir tanpa bekas terkena terik mentari…..

Aku nda mau engkau terbakar oleh bara asmaraku dan egoku ini ….

 

Semoga engkau tahu …… akan rasa dihati ini ……

Aku tak mau engkau menjadi mutiara embun pagi ….

Aku juga tak ingin engkau menjadi pelangi  ……..

Walau kehadirannya bersama kesejukan gerimis yang membelai hati ….

Ku ingin engkau menjadi rembulan yang selalu pasti menghiasi kegelapan hati ini ….

Walau kadang pias dan pucat sinarannya ….. aku tetap akan menanti …..

 

Hanya satu perlu engkau mengerti ….

Ku tak bisa mencintaimu sepenuh hati ……

Walau tiada keraguan tuk mengatakan engkau selalu kusayangi …

 

 

Hanya perlu engkau mengerti ….

Cinta – Ku sudah ku gadiakan untuk cinta yang lain ,…
Yang lebih abadi dan murni ,…

 

Ya…. Rabbiii….. ya rahman ya rahiim…….

Ku mencintaimu sepenuh hati ……

Ya habibbiy… ya rosul ….. ya Muhammad … …..

Tiada keraguan tuk mengatakan hanya engkau pujaan hati …

  

Aku sayang kamu

Bekasi, 28 Desember 2007

By : Bambang K

5 thoughts on “Aku Sayang kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s